Senin, 01 Oktober 2012

Ternyata berhubungan di dalam air itu berbahaya






Variasi dalam melakukan hubungan suami istri, pasti diperlukan dalam menjalani sebuah rumah tangga. Apalagi bagi pasangan yang telah bertahun-tahun mengarungi bahtera yang penuh ujian tersebut.

Termasuk juga mencoba gaya bercinta dalam air. Entah itu dilakukan dalam bathtub, atau pun dalam kolam renang pribadi di rumah Anda.

Yang jadi masalah, terkadang ada keraguan bagi pihak istri untuk melakukan hal tersebut, dengan alasan takut jika ada bakteri, atau kuman berbahaya yang ikut masuk ke dalam miss V. Benarkah demikian?

Secara alami, vagina memang akan memproteksi dirinya dari bakteri dan juga kuman yang terdapat dalam air. Namun, hal tersebut tidak berarti kita dapat memperlakukan Miss V seenaknya.

Sebab di dalam air yang beredar di rumah-rumah sekarang terdapat berbagai macam zat kimia seperti klorin, limbah, dan lainnya yang jelas akan masuk ke vagina seiring dengan gerakan penetrasi yang dilakukan oleh penis.

Hal tersebut akan rawan sekali bagi kesehatan Miss V jika variasi bercinta dalam air sering dilakukan.

Selain itu, air juga dapat membuat zat pelumas yang dihasilkan secara alami oleh vagina menjadi habis tercuci, dan menyebabkan penetrasi menjadi tidak nyaman.

Bagi Anda yang sedang mendambakan kehamilan, sebaiknya memang tidak berharap akan ‘jadi’ saat sedang bercinta dalam air. Sebab sperma yang dikeluarkan boleh jadi akan mati karena terkontaminasi dengan air.

Oleh karena itu, variasi bercinta dalam air boleh-boleh saja dilakukan, apalagi saat foreplay. Selanjutnya, bisa Anda tindak lanjuti di daerah bebas air. Demi kesehatan dan kenyamanan berdua tentunya.


Tidak ada komentar:

Blog Archive