Senin, 01 Oktober 2012

Penyebab dari kebanyakan tidur




Kurang tidur memang tidak baik untuk kesehatan. Karena jika kurang tidur dapat menurunkan kekebalan tubuh, pemicu penuaan dini dan sulit menurunkan berat badan.

Namun, dengan tidur terlalu lama juga lebih tidak baik untuk kesehatan. Penyakit seperti diabetes, penyakit jantung akan bermunculan. Selain itu dengan terlalu banyak tidur juga dapat meningkatkan resiko kematian.

Berapa lama waktu seseorang tidur sebenarnya dapat dilihat dari usia, kadar kesibukan dari aktifitas sehari – hari, kondisi kesehatan secara umum, dan gaya hidup sehari – hari. Namun jika kebanyakan tidur tidak selalu dipicu karena kelainan tidur. Tidur berlebih bisa juga karena orang tersebut habis minum alcohol, atau sedang meminum obat tertentu. Atau ketika sedang merasa depresi, seseorang bisa tidur lebih lama dibandingkan dengan tidur normal pada umumnya.

Setelah mengetahui tentang banyak dan kurangnya tidur seseorang sesuai dengan ulasan diatas, mari kita cari tahu apa saja akibatnya jika terlalu banyak tidur.

1. Sakit Kepala 
Jika anda memang bukan seseorang yang dapat tidur lama, anda akan mengalami sakit kepala jika dalam suatu waktu anda tidur lebih dari biasanya. Para peneliti mengatakan hal ini disebabkan karena kelebihan tidur mempengaruhi neotransmitter pada otak termasuk serotonin.

2. Diabetes 
Penelitian yang dilakukan kepada 9.000 orang Amerika menunjukkan, orang yang tidur lebih dari 9 jam akan memiliki resiko diabetes 50 persen lebih besar dibandingkan dengan orang yang hanya tidur 7 jam setiap malamnya.

3. Obesitas 
Orang yang kebanyakan tidur sangat jelas dapat membuat obesitas. Orang yang tidur 9 – 10 jam perhari kemungkinan mengalama obesitasnya lebih besar 21 persen daripada orang yang tidur 7 – 8 jam. Hal ini akan tetap berlaku walaupun anda sudah mengatur pola makan dan berolahraga.

4. Depresi 
Tidur memang menghilangkan depresi seseorang. Namun dengan tidur berlebihan, sebanyak 15 persen orang dikatakan depresi akibat terlalu banyak tidur. Dalam beberapa kasus, dengan mengurangi waktu tidur dapat menyembuhan beberapa orang depresi.

5. Penyakit Jantung 

Dalam masalah ini, wanita akan lebih sering mengalaminya dibandingkan dengan pria. Penelitian yang dilakukan The Nurse’s Health Study dengan 72.000 wanita yang tidur 9 – 11 jam permalam kemungkinan mengidap penyakit jantung korener 38 persen lebih tinggi daripada mereka yang hanya tidur 8 jam.

Tidak ada komentar:

Blog Archive